Blok bahasa
Perangkat tata bahasa Tekanan, intonasi, dan nada pembeda makna

Nada pembeda makna

Apakah makna kata berubah ketika suara lebih tinggi atau lebih rendah?

nada

Makna

Dalam sebagian bahasa, makna kata bergantung pada pola tinggi-rendah suara pada suku katanya. Pola ini disebut nada dan dapat membedakan kata atau menandai perbedaan tata bahasa. Ada bahasa yang memiliki banyak pola, ada yang hanya memiliki sedikit, dan ada yang tidak memiliki sistem nada. Nada pembeda makna membahas pola tinggi-rendah suara pada kata atau suku kata. Tekanan dan intonasi membahas bagian yang menonjol dan naik-turunnya suara dalam seluruh kalimat.

Cara mengenalinya

Dengarkan kata atau bentuk yang memiliki konsonan dan vokal sama, tetapi maknanya berbeda karena pola suara tinggi, rendah, naik, atau turun yang teratur.

Dalam bahasa ibu Anda

Indonesia

Bahasa Indonesia tidak memakai nada pembeda makna, yaitu pola tinggi-rendah suara yang membedakan kata atau bentuk tata bahasa. Perubahan tinggi-rendah suara dapat menandai pertanyaan, penekanan, atau sikap penutur, tetapi tidak memberi kata makna lain dalam kamus.

Kamu mau teh.

Akhir kalimat berita tidak memberi teh nada khusus yang membedakan makna katanya.

Kamu mau teh?

Suara yang naik di akhir dapat menandai pertanyaan, tetapi makna kata teh tetap sama.

Blok bahasa terkait

Selamat datang kembali!

Silakan masuk untuk melanjutkan

Lupa kata sandi?
Belum punya akun? Daftar