Apa yang Dihitung sebagai "Kata"?

Sebelum melihat angkanya, kita perlu memperjelas cara menghitungnya. Jika Anda mengetahui kata run, runs, ran, dan running, apakah itu empat kata atau satu?

Dalam riset kosakata, lebih masuk akal untuk menghitung kata dasar (run) dan bentuk-bentuk terkaitnya sebagai satu unit, yang sering disebut "lema" atau "keluarga kata." Jadi, ketika peneliti mengatakan seorang pelajar membutuhkan 3.000 kata, maksudnya adalah 3.000 keluarga kata inti.

Tahapan Penting Kosakata

Tidak semua kata sama pentingnya. Ada kata yang muncul terus-menerus, sementara yang lain sangat jarang digunakan. Karena itu, perkembangan kosakata mengikuti pola yang dapat diprediksi. Berikut panduan praktis tentang arti berbagai ukuran kosakata dalam penggunaan nyata:

Jumlah Kosakata Tingkat Kelancaran Praktis Makna Umumnya
800–1.000 kata Bertahan di Situasi Dasar Anda bisa melakukan perkenalan sederhana, memesan makanan, dan menanyakan arah. Anda bisa bertahan, tetapi masih banyak makna yang terlewat dalam percakapan nyata.
3.000 kata Mandiri dalam Keseharian Tahapan yang sangat besar. Percakapan sederhana bisa diikuti, video yang lebih mudah dapat dipahami, dan pendapat dapat diungkapkan. Bahasa Inggris mulai terasa seperti alat yang benar-benar bisa digunakan.
5.000 kata Komunikasi Percaya Diri Titik ideal untuk kelancaran sehari-hari. Topik yang familier dapat dibahas, podcast bisa diikuti, dan situasi nyata dapat dihadapi dengan baik tanpa terus-menerus bergantung pada kamus.
8.000+ kata Lanjutan / Profesional Novel dapat dibaca, diskusi kerja yang kompleks bisa dipahami, atau film dapat ditonton tanpa subtitle. Kosakata Anda sudah cukup untuk menebak kata yang tidak dikenal dari konteks dengan mudah.

Rahasia Memahami: "Cakupan"

Mengapa lonjakan dari 3.000 ke 5.000 kata begitu penting? Ini berkaitan dengan konsep yang disebut cakupan—persentase kata dalam teks atau percakapan yang sudah diketahui.

Pada sekitar 3.000 kata, mungkin 95% kata yang didengar sudah dikenal. Kedengarannya tinggi, tetapi itu berarti 1 dari setiap 20 kata masih menjadi misteri. Hal ini bisa sangat melelahkan. Setelah mencapai angka 5.000 kata, cakupan Anda mendekati 98%. Perbedaan antara 95% dan 98% mungkin terdengar kecil, tetapi dalam kehidupan nyata, itulah perbedaan antara terus-menerus menerjemahkan di kepala dan menikmati percakapan dengan nyaman.

Mengapa Menambah Kata Tidak Selalu Menjadi Jawaban

Banyak pelajar berpikir, "Kalau saya menghafal 10.000 kata, saya akan menjadi fasih." Namun setelah kata-kata paling umum sebanyak 5.000 kata dipelajari, setiap kelompok kata baru memberi hasil yang jauh lebih kecil dibanding usaha yang dikeluarkan.

3.000 kata pertama sangat kuat karena muncul di mana-mana. Kata ke-12.000 dalam daftar kosakata mungkin hanya muncul sekali dalam satu novel utuh. Bagi sebagian besar pelajar, tujuan pertama seharusnya bukan membangun basis data raksasa, melainkan membangun pemahaman yang mendalam dan percaya diri terhadap 3.000 hingga 5.000 kata yang paling umum.

Konteks adalah Segalanya

Ini mengarah pada kesalahan terbesar dalam belajar kosakata: mengira Anda "tahu" sebuah kata hanya karena bisa menerjemahkannya.

Ambil kata run. Anda mungkin tahu artinya "bergerak cepat dengan berjalan kaki." Namun bagaimana dengan situasi berikut?

  • run a business
  • run out of time
  • the software is running

Terjemahan kamus hanyalah awal. Untuk benar-benar mengetahui sebuah kata, kata itu perlu ditemui dalam berbagai konteks. Anda perlu tahu bagaimana kata tersebut berperilaku dan kata apa saja yang secara alami berpasangan dengannya.

Tujuannya bukan mengumpulkan kata sebanyak mungkin. Kosakata yang baik bukan hanya besar; kosakata itu hidup. 3.000 kata yang dipelajari secara mendalam melalui mendengarkan, membaca, dan menggunakannya dalam situasi nyata akan membawa Anda jauh lebih jauh daripada 10.000 kata yang hanya dikenali di kartu hafalan.

Jika Anda menginginkan penjelasan yang lebih mendalam dan ilmiah tentang ukuran kosakata, keluarga kata, linguistik korpus, dan cakupan teks, baca panduan teknis lengkap kami di sini: