Kalimat langsung dan tidak langsung
Apakah kita mengulang kata-kata seseorang atau menyampaikan kembali pesannya?
Makna
Kita dapat mengulang kata-kata seseorang atau menyampaikan pesannya dengan kata-kata sendiri. Pengulangan kata-katanya disebut kalimat langsung. Penyampaian kembali pesannya disebut kalimat tidak langsung, yang juga dapat menyampaikan pikiran atau pertanyaan. Bahasa berbeda dalam menandainya, dan sebagian tidak memiliki bentuk kata kerja khusus untuk itu. Berbeda dari Menurut siapa, yang menunjukkan pemilik suatu pandangan, bagian ini membahas cara menyampaikan kembali ucapan atau pikiran.
Cara mengenalinya
Cari ucapan atau pikiran yang disampaikan sebagai milik orang lain. Periksa apakah kata-katanya dikutip atau disesuaikan menjadi bagian kalimat penutur yang melaporkannya.
Dalam bahasa ibu Anda
Kalimat langsung mengulang kata-kata seseorang dan biasanya memakai tanda petik dalam tulisan. Kalimat tidak langsung menyampaikan kembali pesan setelah kata kerja seperti mengatakan, sering dengan bahwa. Pertanyaan yang jawabannya ya atau tidak dapat disampaikan kembali dengan apakah. Dalam bahasa Indonesia, kata kerja tidak berubah bentuk untuk menandai waktu, sehingga tidak ada bentuk waktu yang perlu digeser saat melaporkan ucapan. Namun, kata ganti dan keterangan waktu dapat berubah sesuai sudut pandang penutur yang melaporkannya.
Kemarin Rina berkata, “Saya akan datang besok.”
Kutipan mempertahankan kata ganti dan keterangan waktu yang dipakai Rina saat berbicara.
Kemarin Rina mengatakan bahwa dia akan datang hari ini.
Dia dan hari ini sesuai dengan sudut pandang penutur yang melaporkan ucapan Rina.
Budi bertanya apakah toko itu masih buka.
Apakah mengawali pertanyaan yang disampaikan kembali dan dapat dijawab dengan ya atau tidak.